Upaya Pemerintah Wujudkan Program Desa Migran Produktif

0
938
Ilustrasi desa. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/VERA

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada calon TKI dan keluarganya, Pemerintah melalui 8 kementerian berkomitmen wujudkan program Desa Migran Produktif (Desmigratif).

Pembentukan Desmigratif merupakan terobosan baru sebagai bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada calon TKI dan TKI serta keluarganya diawali dari kampung halamannya.

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman oleh dilakukan oleh Menaker M Hanif Dhakiri, Menteri Kesehatan Nila F. Moeleok, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Puspayoga, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri BUMN yang diwakili Deputi Infrastruktur Bisnis Hambara serta Menteri Pemuda dan Olahraga yang diwakili Staf Ahli Bidang Kerja Sama Kelembagaan, Adiati Noerdin.

Selain itu, program ini juga turut melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, pihak swasta, perguruan tinggi, mitra lokal, perbankan, dan komunitas, Menaker Hanif Dhakiri, Selasa (30/5).

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan akan membentuk dan memfasilitasi 400 desa kantong pengirim TKI yang dipilih sebagai Desa Migran Produktif dalam jangka waktu tiga tahun yang terbagi menjadi 120 desa pada tahun 2017, 2018 sebanyak 130 desa dan 150 desa pada 2019.

Kerja sama 8 kementerian tersebut mencakup pertukaran data dan informasi, pembangunan pusat layanan migrasi, penumbuhkembangan usaha produktif desa atau kawasan perdesaan migran produktif berbasis sumber daya alam dan teknologi tepat guna.

Selain itu, pembentukan dan pengembangan usaha melalui badan usaha milik desa, dukungan penyediaan infrastruktur keolahragaan tingkat desa, serta integrasi pendidikan kepramukaan pada komunitas pembangunan keluarga (community parenting).

Ditambah lagi, mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi calon TKI, TKI purna beserta anggota keluarganya, fasilitasi pemanfaatan infrastruktur komunikasi dan informatika dalam rangka optimalisasi sistem informasi bidang ketenagakerjaan, serta pelatihan, pemberdayaan, pendampingan, dan pembinaan calon TKI dan TKI purna serta keluarga TKI sebagai pemandu wisata.

Perlu diketahui empat pilar utama dalam program Desmigratif, pilar pertama adalah pusat layanan migrasi yang melayani warga desa yang hendak berangkat ke luar negeri dari pemerintah desa melalui informasi pasar kerja, bimbingan kerja, informasi mengenai bekerja ke luar negeri, termasuk dokumen awal.

Pilar kedua adalah membantu suami atau istri TKI yang bekerja di luar negeri memiliki keterampilan membangun usaha produktif, community parenting, menangani anak-anak TKI yang diasuh bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu pusat belajar-mengajar dan keempat adalah koperasi usaha untuk penguatan usaha produktif untuk jangka panjang yang didukung oleh pemerintah.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here