(Vibizmedia – Nasional) Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, di Graha BNPB, hari ini kembali menyampaikan update angka akumulatif perkembangan data kasus Covid-19 dari seluruh Indonesia hingga tanggal 20 Mei 2020.
Mari kita melihat penambahannya adalah sebagai berikut:
Dari total 18.496 kasus positif terinfeksi Covid-19 yang diberitakan kemarin, maka hari ini bertambah sebanyak 693 kasus menjadi 19.189 kasus positif akumulatif. Dengan demikian telah terjadi kenaikan dalam pertambahan kasus dari 486 kasus kemarin menjadi 693 kasus.
Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh dan diijinkan pulang, dari total 4.467 orang yang diberitakan kemarin, bertambah 108 orang menjadi 4.575 orang. Maka bagi yang telah dinyatakan sembuh jika kemarin bertambah 143 orang, hari ini bertambah 108 orang.
Untuk pertambahan kasus meninggal, maka dari total 1.221 orang yang diberitakan meninggal kemarin, bertambah sebanyak 21 orang menjadi 1.242 orang. Dengan demikian pertambahan kasus meninggal telah terjadi penurunan dari kemarin tercatat 30 orang maka jumlah yang meninggal pada hari ini adalah 21 orang.
Pada tanggal 20 Mei 2020 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sejumlah 44.703 orang, telah terjadi penurunan dibandingkan kemarin tercatat sejumlah 45.300. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 11.705 orang, telah terjadi penurunan dibanding kemarin tercatat sejumlah 11.891.
Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 391 kabupaten/kota di Tanah Air (sebelumnya 390 kabupaten/kota). Hingga saat ini seluruh provinsi sudah terdampak Covid-19.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 211.883 specimen yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan TCM (Test Cepat Molekuler) di 95 laboratorium (sebelumnya 79). Sebanyak 154.139 kasus spesimen yang diperiksa mendapat hasil 19.189 positif dan 134.950 negatif.
Hingga tanggal 20 Mei 2020 maka berikut akumulatif daftar jumlah penderita positif di seluruh provinsi :
Provinsi Aceh 18 kasus (tidak ada penambahan), Bali 371 kasus (sebelumnya 363), Banten 699 kasus (sebelumnya 698), Bangka Belitung 35 kasus (sebelumnya 29), Bengkulu 67 kasus (tidak ada penambahan), Yogyakarta 209 kasus (sebelumnya 207), DKI Jakarta 6.236 kasus (sebelumnya 6.155).
Selanjutnya di Jambi 89 kasus (sebelumnya 84), Jawa Barat 1.876 kasus (sebelumnya 1.700), Jawa Tengah 1.192 kasus (sebelumnya 1.175), Jawa Timur 2.496 kasus (sebelumnya 2.377), Kalimantan Barat 132 kasus (tidak ada penambahan), Kalimantan Timur 264 kasus (sebelumnya 258), Kalimantan Tengah 241 kasus (sebelumnya 232), Kalimantan Selatan 547 kasus (sebelumnya 484 ), dan Kalimantan Utara 160 kasus (sebelumnya 155).
Kemudian di Kepulauan Riau 140 kasus (tidak ada penambahan), Nusa Tenggara Barat 393 kasus (sebelumnya 375), Sumatera Selatan 646 kasus (sebelumnya 597), Sumatera Barat 428 kasus (sebelumnya 420), Sulawesi Utara 152 kasus (sebelumnya 126), Sumatera Utara 250 kasus (sebelumnya 235), dan Sulawesi Tenggara 202 kasus (tidak ada penambahan).
Adapun di Sulawesi Selatan 1101 kasus (sebelumnya 1064), Sulawesi Tengah 115 kasus (tidak ada penambahan), Lampung 85 kasus (sebelumnya 84), Riau 107 kasus (sebelumnya 106), Maluku Utara 96 kasus (sebelumnya 95), Maluku 124 kasus (sebelumnya 107), Papua Barat 106 kasus (sebelumnya 105), Papua 409 kasus (sebelumnya 389), Sulawesi Barat 78 kasus (sebelumnya 77), Nusa Tenggara Timur 76 kasus (sebelumnya 71), Gorontalo 28 kasus (tidak ada penambahan) dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.
Daftar provinsi yang tercatat tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada 7 provinsi yaitu: Aceh, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo.









