Industri Galangan Kapal Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia

0
1716

(Vibizmedia – Nasional) Industri galangan kapal di Batam menjadi salah satu poros maritim dunia, ada sekitar 250 galangan kapal di Indonesia, 104 diantaranya berada di Batam, lokasi favorit karena dekat dengan Singapura.

Kuatnya utilitas di Batam, mampu membangun sendiri segala macam produk kapal di dalam negeri dan bisa ikut mendukung program tol laut yang membutuhkan berbagai jenis kapal dalam jumlah banyak, yang menjadi tantangan adalah terbatasnya skill tenaga kerja, unjuk rasa buruh dan upah minimum, terbatasnya area perluasan industri dan pengembangan industri baru.

Kemampuan produksi galangan kapal di Indonesia sanggup produksi kapal mencapai 750.000 dead weight tonnage (dwt) tahun ini, meningkat dibandingkan tahun lalu produksi kapal dengan kapasitas total mencapai 700.000 dwt.

Selain membuat kapal baru, galangan juga menyediakan komponen kapal. Idealnya suatu negara memiliki 200 unit industri komponen kapal, Indonesia baru mencapai 100 perusahaan, perlu investasi sebesar Rp 10 triliun untuk mencapai angka tersebut.

Ditengah kemerosotan ekonomi global, adanya insentif mendorong usaha galangan kapal di Batam sehingga jumlah produksi meningkat. Disisi lain, keberadaan galangan kapal di Batam yang merupakan daerah bebas bea membuat persaingan tidak sehat karena diluar batam masih dikenakan bea masuk komponen sebesar 10%.

Dapat dilihat bahwa perusahaan galangan kapal di Batam sudah banyak dimiliki asing, komponen lokal industri galangan kapal di dalam negeri masih 40%-50%, setiap tahun kandungan lokal harus semakin ditingkatkan.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here