Penyerapan Anggaran Daerah Semester I Belum Mencapai Target

0
876

(Vibizmedia – Nasional) Penyerapan yang baik dan sesuai rencana akan mempengaruhi capaian pembangunan nasional yang baik pula. Pada akhir semester pertama tahun 2015 berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri penyerapan anggaran pembangunan daerah baru mencapai 25,92%.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan penyerapan anggaran pembangunan daerah di semester kedua ini, harapan pemerintah dapat mencapai diatas 50%. Ungkapnya saat pembukaan rapat kerja nasional keuangan daerah di hotel Sahid Jaya, Kamis (2/1).

Apa yang menyebabkan anggaran pembangunan tersebut tidak mencapai target? Salah satunya disebabkan oleh pembangunan di daerah-daerah yang mengalami kesulitan pembebasan lahan. Padahal penyerapan anggaran seperti untuk belanja infrastruktur, menjadi variabel penentu pertumbuhan ekonomi. Penyerapan anggaran akan membuat proyek-proyek infrastruktur bergerak yang dapat menarik investor menanamkan investasinya di Indonesia.

Penyebab keterlambatan juga disebabkan perubahan terhadap nomenklatur kementerian yang belum disahkan dalam daftar isian perencanaan anggaran (DIPA) 2015, sehingga pengeluaran hanya untuk biaya operasional yang sifatnya rutin seperti gaji karyawan dan kebutuhan gedung.

Sebagai contoh berdasarkan catatan penyerapan anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat, pada April 2015 masih kurang dari 3% dari total anggaran sebesar Rp 118,54 triliun dengan target pencapaian awal kuartal I 2015 sebesar 11,07%.

Keberhasilan penyerapan anggaran pembangunan berada pada satuan kerja yang berada di setiap daerah. percepatan penyerapan anggaran diperlukan sebagai upaya mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi di daerah. Selain itu, pemerintah menargetkan optimalisasi tata kelola pemerintahan dengan mempercepat terwujudnya reformasi birokrasi.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here