RDMP Balikpapan Resmi Beroperasi, Perkuat Ketahanan dan Kedaulatan Energi Nasional

0
183
Presiden Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, 12 Jan 26 (Foto: Setpres)

 

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi proyek Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dalam acara yang digelar di Kantor Besar PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan energi nasional.

Peresmian RDMP Balikpapan mencerminkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan badan usaha milik negara dalam mewujudkan swasembada energi. Keberhasilan proyek ini juga menunjukkan kemampuan Indonesia mengelola proyek strategis bernilai besar dengan standar internasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut. Ia menilai peresmian RDMP Balikpapan sebagai salah satu peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur dan pihak yang bekerja keras sehingga kita berhasil mencapai hal ini. Para insinyur, para pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen, serta masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur. Ini adalah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa,” ujar Presiden.

Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi sebesar USD 7,4 miliar atau setara sekitar Rp123 triliun. Melalui proyek ini, kapasitas pengolahan minyak mentah meningkat dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Peningkatan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan nasional dalam memenuhi kebutuhan energi dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan pada impor.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dalam laporannya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kilang juga diiringi dengan peningkatan kualitas produk bahan bakar. Menurutnya, kilang RDMP Balikpapan kini mampu menghasilkan bahan bakar minyak dengan standar Euro 5 yang lebih bersih dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional. “Sekarang sudah setara dengan Euro 5 dan menuju net zero emission. Dengan RDMP ini, kita bisa menghemat devisa kurang lebih sekitar Rp60 triliun,” ujar Bahlil.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional akan semakin kuat, ketergantungan impor dapat ditekan, serta kontribusi sektor energi terhadap perekonomian nasional terus meningkat.