(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Jumat sore ini (30/1), terpantau rebound signifikan 97,406 poin (1,18%) ke level 8.329,606 setelah dibuka naik ke level 8.349,600.
IHSG bergerak bangkit dari area 2,5 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah Trump menyebutkan akan mengumumkan pimpinan the Fed yang baru dan emas terkoreksi tajam dari rekornya, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir mixed.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.780, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melemah di sesi global sebelumnya; meninggalkan area 4 tahun terendahnya setelah sempat tertekan oleh dinamika kebijakan AS serta estimasi akan berlanjutnya pemangkasan bunga the Fed.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.770, serta terpantau terkoreksi di hari keduanya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 117,400 poin (1,43%) ke level 8.349,600. Sedangkan indeks LQ45 naik 10,080 poin (1,24%) ke level 823,100. Siang ini IHSG menguat 110,270 poin (1,34%) ke level 8.342,470. Sementara LQ45 terlihat naik 2,48% atau 20,190 poin ke level 833,210.
IHSG kemudian agak terpangkas dan dan ditutup menguat 97,406 poin (1,18%) ke level 8.329,606. Sementara LQ45 terlihat naik 2,52% atau 20,520 poin ke level 833,540. Tercatat saat ini sebanyak 551 saham naik, 194 saham turun dan 65 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,10%, dan Hang Seng yang merosot 2,08%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari area 2,5 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah Trump menyebutkan akan mengumumkan pimpinan the Fed yang baru dan emas terkoreksi tajam dari rekornya.
Berikutnya IHSG kemungkinan mengupayakan lanjutkan rebound bertahap, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group









