(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (10/2), ditutup menguat tipis, mengurangi gain dari sesi sorenya, sementara dollar AS di pasar Eropa agak melandai setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,02% atau 3 poin ke level Rp 16.795 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.798. Rupiah terpantau menguat di hari kedua melanjutkan rebound sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.830 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.833, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.795.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa umumnya melandai setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi ke 1,5 minggu terendahnya oleh penguatan yen paska pemilu serta menantikan data tenaga kerja dan inflasi AS minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini agak flat ke 96,84, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,86.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi menguat 99,864 poin (1,24%) ke level 8.131,738, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Nikkei setelah PM Sanae Takaichi memenangkan pemilu Jepang, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dalam gain kuat ditopang rebound sektor saham teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa bergerak mendatar. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.705.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









