(Vibizmedia – Jakarta) Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia menyampaikan opening remarks dalam acara Soft Launch dan Inaugural Policy Dialogue Southeast Asia Futures Initiative Centre (SEAFIC) yang digelar di Jakarta, Selasa (10/2). Kegiatan ini mengusung tema “ASEAN’s Golden Decade: Turning Geopolitical Overload into Geoeconomic Opportunity.”
Dalam sambutannya, Wamendag RI menegaskan pentingnya peran ASEAN untuk tidak hanya mampu beradaptasi terhadap dinamika geopolitik global, tetapi juga memimpin upaya kolektif dalam memperkuat ketahanan ekonomi kawasan melalui kerja sama yang strategis dan inovatif.
Ia menyoroti sejumlah inisiatif utama ASEAN, antara lain pembentukan ASEAN Geoeconomics Task Force (AGTF) yang digagas Indonesia, percepatan perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), penguatan Global Value Chain (GVC), serta langkah menuju ekonomi hijau dan netral karbon melalui pengembangan ASEAN Power Grid dan implementasi ASEAN Circular Economy.
Wamendag RI juga menyampaikan komitmen Kementerian Perdagangan untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi regional dan mendorong ASEAN menjadi pusat pertumbuhan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, ia mengapresiasi inisiatif SEAFIC yang dinilai berperan penting dalam memfasilitasi dialog lintas negara dan lintas sektor di kawasan Asia Tenggara.









