Waspada! Rentetan Bencana Hantam Sejumlah Wilayah Indonesia, Ratusan Keluarga Terdampak

0
86
Banjir
Lokasi terdampak banjir di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat, 3 April 2026. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada Minggu (5/4) hingga Senin (6/4), yang berdampak pada ratusan keluarga di berbagai wilayah Indonesia.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir tercatat melanda Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, pada Minggu (5/4). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan sedikitnya 64 keluarga terdampak di sejumlah desa, seperti Mendoyo Dauh Tukad, Yehembang, Pohsanten, Delod Berawah, dan Air Kuning. Beruntung, banjir berangsur surut di hari yang sama dan tidak menyebabkan pengungsian.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Banjir yang dipicu meluapnya Sungai Mapaga akibat hujan lebat sejak Jumat (3/4), berdampak pada 525 keluarga di beberapa desa, termasuk Tondo, Dampai, hingga Lompio. Meski demikian, genangan air dilaporkan mulai surut pada Minggu (5/4).

Di wilayah Kabupaten Bogor, banjir yang sempat melanda 11 desa di tujuh kecamatan juga telah surut pada Minggu malam (5/4). Sebanyak 678 keluarga atau 1.926 jiwa terdampak dalam peristiwa ini. Warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing. BPBD mencatat kerusakan berupa satu rumah rusak berat, satu rusak ringan, serta tiga fasilitas pendidikan terdampak.

Sementara itu, bencana angin kencang di Kabupaten Rejang Lebong kini telah memasuki tahap pemulihan. Sebanyak 30 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, terdiri dari 17 rusak berat dan 13 rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BNPB mengingatkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi masih tinggi. Berdasarkan prakiraan cuaca pada Senin (6/4), sejumlah wilayah seperti Sumatra Barat, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi bencana geologi seperti gempa bumi dan erupsi gunung api yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sebagai langkah antisipasi, BNPB mengimbau setiap keluarga untuk memiliki rencana kesiapsiagaan bencana. Upaya ini dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas diri, termasuk rutin melakukan latihan evakuasi, yang diperingati setiap tanggal 26 April.