Searah Bursa Asia, IHSG Senin Siang Terkoreksi Terbatas ke Level 5.865

0
63

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Senin siang ini (6/7), terpantau terkoreksi terbatas 10,812 poin (0,18%) ke level 5.864,968 setelah dibuka naik ke level 5.893.281.

IHSG bergerak konsolidasi ke zona merah dari rally 3 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah investor mencermati dinamika saham sektor teknologi dan pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan libur hari kemerdekaan dan pasar berjangkanya bias menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,26% atau 47 poin ke level Rp 17.992, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak perlahan setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya; tertahan dekat 2 minggu terendahnya di antara berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.945, serta terpantau terkoreksi pada level 3 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,501 poin (0,30%) ke level 5.893.281. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,300 poin (0,22%) ke level 583,080. Siang ini melemah 10,812 poin (0,18%) ke level 5.864,968. Sementara LQ45 terlihat turun 0,55% atau 3,200 poin ke level 578,580.

Tercatat saat ini sebanyak 285 saham naik, 295 saham turun dan 198 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 0,27%, dan Hang Seng yang menanjak 0,86%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi dari 3 hari rally, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed melemah di tengah investor mencermati dinamika sektor teknologi dan pertemuan the Fed, serta mencermati Wall Street yang pasar berjangkanya bias menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan di sekitar rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group