Program Diskon Penyeberangan Dimanfaatkan 1 Juta Penumpang

0
59
Foto: Kemenhub

(Vibizmedia – Jakarta) Kementerian Perhubungan mencatat program diskon tarif penyeberangan selama libur sekolah telah dimanfaatkan oleh 1.086.400 penumpang hingga 4 Juli 2026, atau setara 90,04 persen dari target 1.206.585 penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas antardaerah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri atas 907.409 penumpang yang bepergian menggunakan 341.210 kendaraan serta 178.991 penumpang pejalan kaki.

Dari sisi anggaran, realisasi subsidi juga menunjukkan progres positif. Hingga 4 Juli 2026, penyerapan mencapai Rp21 miliar atau 78,15 persen dari total alokasi sebesar Rp26,9 miliar.

Program berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dan mencakup penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan II (sepeda motor), serta golongan IVA (mobil pribadi). Bantuan diberikan dalam bentuk diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, yang setara dengan penurunan tarif penyeberangan rata-rata sekitar 21,11 persen.

Kebijakan ini diterapkan di 14 pelabuhan pada tujuh lintasan utama yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry, di antaranya Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Sape–Labuan Bajo, Telaga Punggur–Tanjung Uban, serta Ajibata–Ambarita.

Aan menegaskan, program ini tidak hanya membantu masyarakat selama libur sekolah, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan ini secara optimal.

Lebih jauh, program ini juga mendukung agenda Asta Cita, terutama dalam memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan layanan transportasi publik, serta menjaga pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Melalui stimulus ini, pemerintah berharap mobilitas masyarakat tetap lancar, aman, dan terjangkau, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan, pariwisata, dan usaha lokal di berbagai daerah.