Perkasa di 2 Bulan Lebih Terkuatnya, IHSG Selasa Ditutup Melaju ke Level 6.340

0
122

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Selasa sore ini (21/7), terpantau menguat tajam 108,240 poin (1,74%) ke level 6.340,020 setelah dibuka naik ke level 6.273.571.

IHSG bergerak rally kuat 6 hari keenam melaju ke level 8,5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah lanjut memanasnya tensi geopolitik Timteng dan menaikkan lagi harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,33% atau 60 poin ke level Rp 17.875, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun terbatas setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya, tertahan setelah menanjak oleh panasnya konflik AS-Iran yang mengangkat dollar sebagai aset safe haven.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.935, serta terpantau balik menguat ke area sebulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 41,791 poin (0,67%) ke level 6.273.571. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,130 poin (0,98%) ke level 634,000. Siang ini menguat 88,070 poin (1,41%) ke level 6.319,850. Sementara LQ45 terlihat naik 1,18% atau 7,410 poin ke level 635,280.

IHSG kemudian bertahan positif dan ditutup menguat signifikan 108,240 poin (1,74%) ke level 6.340,020. Sementara LQ45 terlihat naik 1,40% atau 8,770 poin ke level 636,640. Tercatat saat ini sebanyak 421 saham naik, 205 saham turun dan 169 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 3,26%, dan Hang Seng yang turun 0,04%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally di hari keenam ke 2 bulan lebih terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah terus memanasnya tensi geopolitik Timteng dan menaikkan lagi harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan diincar untuk profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.377 dan 6.460. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group