(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Kamis siang ini (30/7), terpantau menguat cukup signifikan 56,575 poin (0,93%) ke level 6.147,961 setelah dibuka naik ke level 6.110.283.
IHSG bergerak rebound setelah terkoreksi 6 hari pada 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan investor mencerna keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak terkoreksi signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,15% atau 27 poin ke level Rp 18.082, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, perlahan bangkit dari area 1,5 minggu terendahnya setelah the Fed mempertahankan suku bunganya serta investor mencerna arah kebijakan the Fed ke depannya.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.082, serta terpantau meninggalkan area 2 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,897 poin (0,31%) ke level 6.110.283. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,440 poin (0,07%) ke level 608,470. Siang ini menguat 56,575 poin (0,93%) ke level 6.147,961. Sementara LQ45 terlihat naik 1,35% atau 8,170 poin ke level 614,690.
Tercatat saat ini sebanyak 468 saham naik, 167 saham turun dan 148 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau variatif, di antaranya Nikkei yang naik 0,65%, dan Hang Seng yang turun 0,03%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak terkoreksi signifikan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya mempertahankan rebound-nya walau terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group









