Jakarta Sneakers Day 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Brand Lokal

0
226
Foto: Kemenekraf

(Vibizmedia – Jakarta) Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif dalam satu ekosistem terintegrasi. Mengusung konsep festival distrik dengan 12 zona, ajang ini menggabungkan berbagai bidang seperti fesyen, musik, seni, beauty wellness, hingga kuliner.

Menurut Menteri Ekraf, festival ini menjadi contoh ruang kreatif adaptif yang tumbuh dari komunitas. Ia menekankan bahwa kolaborasi antarsektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu menghasilkan dampak berlipat (multiplier effect), mulai dari perluasan audiens, efisiensi promosi, hingga peluang ekspor bagi jenama lokal.

Ia juga menilai JSD mampu mengoptimalkan ruang publik sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif. Dengan konsep multi experience, kawasan Blok M diubah menjadi ruang yang mengintegrasikan gaya hidup, hiburan, dan aktivitas ekonomi dalam satu pengalaman terpadu yang memberikan nilai tambah bagi pengunjung maupun pelaku usaha.

Kementerian Ekraf berharap lebih banyak inisiatif serupa dapat hadir untuk membuka peluang bagi generasi muda menampilkan karya, memperluas jejaring, serta mengembangkan usaha kreatif yang adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen. Model ini dinilai sebagai bentuk ekonomi kreatif berbasis komunitas yang memiliki daya saing sekaligus mendorong gerakan kolektif.

Penguatan ekosistem yang ditunjukkan festival ini sejalan dengan kinerja positif ekonomi kreatif nasional. Data menunjukkan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan aktivitas ekonomi berbasis kreativitas di berbagai subsektor.

Sejak pertama kali digelar pada 2017, Jakarta Sneakers Day berkembang menjadi salah satu ajang sneaker dan streetwear paling berpengaruh di Indonesia. Tahun ini, festival berlangsung selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus, dengan menghadirkan ratusan tenant, sebagian besar merupakan merek lokal.

CEO Infia Corp, Aji Pratomo, menyampaikan bahwa festival ini lahir dari semangat menjadikan Blok M sebagai pusat berkumpulnya komunitas kreatif. Kolaborasi berbagai pihak diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengunjung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Salah satu pelaku usaha, Dimas Muhammad Rusydi (Dimboy), pendiri brand Othman, juga menilai dukungan pemerintah dan ekosistem seperti JSD membuka peluang bagi jenama lokal untuk menembus pasar internasional.

Melalui dukungan terhadap festival berbasis komunitas seperti ini, Kementerian Ekraf terus memperkuat kolaborasi heksaheliks antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan lembaga keuangan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk kreatif nasional, serta memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.