(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (3/8), ditutup lanjutkan rebound, mengurangi gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah merosot 4 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore menguat terbatas 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.985 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.990. Rupiah terpantau meneruskan rebound secara terbatas ke area seminggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 18.050 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.053, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.980.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa naik tipis setelah merosot 4 hari di sesi global sebelumnya, tertahan di level 6 minggu terendahnya di antara penguatan yen Jepang oleh intervensi BOJ serta investor menantikan rilis data tenaga kerja AS minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik terbatas ke 99,83, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,80.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi terpantau menguat tipis 4,793 poin (0,08%) ke level 6.240,919, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah oleh koreksi rebound sebelumnya di tengah harga minyak dunia yang turun lagi dengan meredanya tensi geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan serempak melanjutkan penguatan.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









