Pada penutupan perdagangan Jumat sore nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpatau alami pelemahan tajam (22/5). Mata uang lokal mengakhiri perdagangan hari ini di teritori negatif. Rupiah juga membukukan penurunan mingguan dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu.
Pada perdagangan hari ini rupiah kembali terbentur oleh sentimen pelemahan. Mata uang lokal tergerus melemah di tengah ketidakpastian mengenai kapan Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuan. Di tengah ketidakpastian itu volatilitas rupiah masih akan tinggi. Para pelaku pasar masih akan memilih mengakumulasi mata uang yang dianggap aman termasuk dollar AS.
Meskipun hari ini indeks dollar mengalami pelemahan, rupiah tampaknya tidak memiliki kesempatan untuk menguat. Indeks benchmark bursa lokal hari ini terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan amat tipis, nyaris flat. Akan tetapi secara mingguan IHSG mengalami kenaikan tajam.
Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens









