Tiongkok Berikan Bantuan Dana Pembangunan Mencapai Rp 650 Triliun

0
749

(Vibizmedia – Nasional) Tiongkok berkomitmen untuk membiayai mega proyek pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan memberi utang kepada BUMN sebesar Rp 650 triliun.

Pemberian utang tersebut akan digunakan untuk proyek pembangunan jalur kereta api ringan, jalur kereta api cepat Jakarta – Bandung, tol trans Sumatra dan Pembangunan Pembangkit Listrik 35 ribu Mega Watt (MW), bantuan tersebut akan diberikan melalui China Development Bank (CDB) dan Industrial and Commercial Bank Of China (ICBC).

Bila terjadi guncangan ekonomi dan BUMN tidak bisa membayar utangnya, maka aset BUMN bisa diambil. Pinjaman yang bersifat komersial ini memiliki skema jangka panjang, perlu dijaga agar proses kerjasama dan pemberian kredit dapat berjalan dengan baik dan sifatnya business to business (b to b), ungkap Rini Soemarno Menteri BUMN.

Untuk jangka panjang dengan suku bunga 2-3%, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrianof Chaniago mengatakan bahwa pembiayaan oleh Tiongkok kepada BUMN lebih bersifat bisnis sehingga tidak terjadi proses negosiasi maupun penjaminan.

Dengan pembiayaan oleh pihak swasta, dikarenakan pemerintah tidak mampu membiayai 100% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara justru membantu percepatan pembangunan nasional.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here