Keinginan pemerintah untuk memperbaiki wilayah perbatasan terutama yang berada di Papua, NTT dan Kalimantan dikarenakan adanya peluang ekonomi yang sangat besar pada daerah-daerah perbatasan untuk melayani ekspor dan impor, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik.
Perlu adanya keterpaduan seluruh kementerian, harus saling koordinasi agar perbatasan dapat digunakan secara maksimal, karenanya pemerintah mengalokasikan kurang lebih Rp 1 triliun untuk memperbaiki fisik di kawasan pos pemeriksaan lintas batas Entikong, Kalimantan Barat.
Tahun ini, pemerintah akan memfokuskan membangun daerah perbatasan hanya di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Papua saja, untuk pembangunan jalan di Kalimantan dengan investasi sebesar Rp 1,2 triliun dan pengembangan daerah perbatasan Entikong dan Nanga Badau sebesar Rp 500 miliar dan sisanya untuk daerah lainnya.
Editor : Mark Sinambela








