(Vibizmedia-Nasional) Setelah menyerahkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar di Kabupaten Gowa, Presiden Jokowi sambangi proyek padat karya di Kabupaten Gowa.
Bersama Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Presiden meninjau pelaksanaan padat karya tunai untuk pembangunan jalan produksi dan saluran irigasi di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Kamis (15/2).
Di bawah guyuran hujan lebat, Presiden melihat langsung kegiatan padat karya tunai untuk membangun jalan produksi sepanjang 1.040 meter dan lebar 3 meter dengan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat dan kelompok tani sebanyak 50 orang. Adapun nilai dari padat karya tunai ini adalah Rp 600 juta.
Sementara itu, untuk pembangunan irigasi dengan membangun saluran sepanjang 581 meter dengan tenaga kerja sebanyak 150 orang dan nilai nilai dari padat karya tunai sebesar Rp 675 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menjelaskan bahwa di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 380 lokasi padat karya tunai berupa irigasi dan jalan persawahan untuk mempermudah produksi.
Terkait upah yang diterima berbeda-beda antar daerah. Di Kabupaten Gowa, upah untuk tukang Rp 125 ribu per hari dan pembantunya Rp 85 ribu. Sementara, di Jawa Tengah itu hanya Rp 100 ribu per hari. Di lain tempat, di Sumbar Rp 110 ribu per hari.
Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela









