(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo meresmikan pelepasan ke 1,5 juta ekspor motor Yamaha yang diproduksi di Indonesia, di kawasan Pulogadung, Jakarta, Senin (3/12).
Ia berharap, kedepannya Yamaha terus meningkatkan ekspornya ke negara lain. Saat ini, porsi yang diekspor hanya 25% dari total produksinya, Presiden ingin ditingkatkan menjadi 75%.
Oleh karena ini, saya menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh PT Yamaha. Pasar dalam negeri berapa? 25% ekspor, 75% untuk dalam negeri. Ya tapi 5 tahun dibalik. Kita sudah menguasai, 45 negara, ungkapnya.
Sampai dengan sekarang ini, Yamaha telah mengekspor sepeda motor dengan jenis XMAX, NMAX, LEXI, AEROX, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, YZF-R15, MX-King dan beberapa model lain ke 45 negara di 5 benua.
Adapun negara tujuan ekspornya antara lain Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Prancis, dan negara-negara di kawasan Asia, Afrika serta Australia.
Melalui ekspor yang dilakukan Yamaha. Menurut Presiden, hal tersebut bisa membantu Indonesia keluar dari defisit neraca perdagangan.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sampaikan bahwa Indonesia memiliki problem besar, yaitu impor lebih besar dari ekspor dan selama bertahun-tahun belum dapat diatasi.
Selain itu, ekspor yang besar, motor produksi Yamaha juga telah memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, yaitu sebesar 94% sehingga memberikan nilai tambah yang besar bagi Indonesia.
Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela









