(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo menerima 31 pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/12). Kunjungan LAM tersebut, rencana akan memberikan gelar adat kepada Presiden.
Datuk Rangkai Bestari selaku penghubung LAM Riau sampaikan pihaknya melakukan peminangan untuk meminta kesediaan Presiden akan diberi penambalan adat, gelar adat Lembaga Adat Melayu Riau, terangnya.
Rencana pemberian gelar adat kepada Presiden Jokowi tersebut merupakan hasil kesepakatan dan musyawarah bersama.
Memberikan ucapan terima kasih, sekalung budi, tanda terima kasih masyarakat Riau dengan memberikan gelar kepada Presiden Joko Widodo dengan gelar Datuk Sri Setia Negara, kata Datuk Al azhar, menambahkan Datuk Sri Setia Negara maknanya petinggi negara yang berseri memegang amanah negara.
Pihaknya menilai kebijakan Presiden Jokowi membawa manfaat positif bagi masyarakat adat Riau.
Lebih kurang 17 tahun lamanya Riau selalu didatangi oleh asap dan dalam 3 tahun terakhir ini, asap di provinsi Riau sudah tidak ada lagi.
Selain itu, berdasarkan Penetapan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Tanah Obyek Reforma Agraria, di Riau, tanah milik bersama diakui dan sekaligus dapat disertifikatkan.
Menurutnya ini perjuangan panjang masyarakat adat Riau, hampir 20 tahun kami memperjuangkan dan Presiden telah mengembalikan kepada kami, ke masyarakat adat dan sekaligus memberikan status sertifikat kepada tanah ulayat.
Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela









