Pemerintah Gandeng KPK Benahi Sistem Pelayanan Cepat Dan Transparan

0
568

(Vibizmedia-Jakarta) Di Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/12). Presiden Joko Widodo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga yang cepat menyesuaikan perubahan di era digital.

Menurutnya,kunci memenangkan kompetisi di dunia saat ini adalah kecepatan, karena dunia berubah sangat cepat.

Ia menegaskan bahwa negara yang besar belum tentu mengalahkan yang kecil, yang kaya belum tentu mengalahkan yang miskin tapi yang cepatlah yang mengalahkan yang lamban, ungkap Jokowi.

Untuk itu, Presiden mendorong kementerian/lembaga negara di Indonesia wajib melakukan inovasi agar tidak terjebak dengan rutinitas monoton.

Presiden juga mengajak seluruh pejabat negara baik pusat maupun daerah agar tidak ragu memangkas peraturan-peraturan yang selama ini menghambat.

Pangkas regulasi yang mempersulit langkah, jebakan-jebakan kesalahan lakukan debirokrasi dan berorientasi hasil goal oriented bukan procedure orientied, payung ekosistem itu menjadi bagian terintegrasi dalam pemberantasan korupsi dan menjadi agenda yang kita kerjakan bersama dengan KPK, tegasnya.

Diperlukan inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi sebagai upaya dalam mencegah tindak korupsi, sehingga di dalam layanan pemerintah efisien, cepat, dan transparan tidak akan terjadi tindak korupsi.

Baginya, proses pelayanan yang ruwet, ribet, bertele-tele dan tidak transparan merupakan faktor yang menyebabkan pengusaha menyuap, karena ingin cepat.

Inilah yang harus kita benahi sistem pelayanan yang cepat dan transparan, jelas Jokowi.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here