Masuk 2 Minggu Terendahnya, IHSG Rabu Ditutup Melemah ke Level 7.140

0
480

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan dalam perdagangan bursa saham, Rabu sore ini (29/5), terpantau melemah signifikan 113,397 poin (1,56%) ke level 7.140,229 setelah dibuka turun ke level 7.211,487.

IHSG terkoreksi ke level 2 minggu terendahnya dipimpin sektor infrastruktur, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah data inflasi Australia yang memanas, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir mixed dengan Nasdaq kembali mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah tajam 0,70% atau 113 poin ke level Rp 16.183, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah naik tipis; menguat di antara koreksi yen ke 4 minggu terendahnya serta investor menantikan rilis inflasi PCE Amerika Jumat ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.070, serta terpantau terkoreksi ke level 3,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 42,139 poin (0,58%) ke level 7.211,487. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,323 poin (0,59%) ke level 895,494. Siang ini IHSG melemah 121,016 poin (1,67%) ke level 7.132,610. Sementara LQ45 terlihat turun 0,82% atau 7,333 poin ke level 888,510.

IHSG kemudian agak stabil di zona merah dan ditutup melemah 113,397 poin (1,56%) ke level 7.140,229, sedangkan LQ45 turun 1,62% atau 14,638 poin ke level 886,179. Tercatat saat ini sebanyak 186 saham naik, 364 saham turun dan 235 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini bias melemah di antaranya Nikkei yang turun 0,77%, dan Hang Seng yang merosot 1,83%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Petrosea (PTRO) -17,47%, Barito Pacific (BRPT) -8,97%, Unilever (UNVR) -8,23%, dan Bank Jago (ARTO) -4,60%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi ke 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah, dengan mencermati Wall Street yang semalam berakhir mixed.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya rebound walau agak terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.374 dan 7.396. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.082, dan bila tembus ke level 7.054.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group