Rebound Hari Kedua, IHSG Selasa Ditutup Menguat ke Level 7.099

0
263
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Selasa sore ini (4/6), terpantau menguat cukup signifikan 63,121 poin (0,90%) ke level 7.099,312 setelah dibuka naik ke level 7.085,949.

IHSG bergerak meneruskan rebound kemarin walau agak tertahan, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah, sambil mencermati Wall Street yang semalam berakhir dengan mixed di mana Dow Jones dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini balik melemah 0,24% atau 39 poin ke level Rp 16.269, dengan dollar AS di pasar uang Asia bangkit setelah merosot 3 hari; rebound dari tekanan meningkatnya prospek pemangkasan bunga the Fed oleh data pelemahan ekonomi AS khususnya aktivitas manufaktur.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.230, serta terpantau balik terkoreksi ke level hampir 5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 49,758 poin (0,71%) ke level 7.085,949. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,545 poin (0,74%) ke level 894,826. Siang ini IHSG menguat 93,319 poin (1,33%) ke level 7.129,510. Sementara LQ45 terlihat naik 1,54% atau 13,700 poin ke level 901,981.

IHSG kemudian agak turun di akhir sesi dan ditutup menguat 63,121 poin (0,90%) ke level 7.099,312, sedangkan LQ45 naik 0,85% atau 7,518 poin ke level 895,799. Tercatat saat ini sebanyak 291 saham naik, 273 saham turun dan 214 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang terkoreksi 0,22%, dan Shanghai yang menguat 0,17%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Amman Mineral (AMMN) 8,96%, Semen Indonesia (SMGR) 7,89%, Indocement (INTP), dan Mitra Adiperkasa (MAPI) 7,41%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini melanjutkan rebound sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed melemah, mencermati Wall Street yang berakhir mixed.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan mulai diincar profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.135 dan 7.308. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.959, dan bila tembus ke level 6.893.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group