Atasi Penurunan Air di 43 Bendungan Wilayah Jawa, PUPR Siapkan TMC Sepanjang Juni Ini

0
166
Teknologi Modifikasi Cuaca
Teknologi Modifikasi Cuaca. FOTO: BMKG

(Vibizmedia-Nasional) Penurunan daya tampung 43 bendungan di Pulau Jawa akibat El Nino, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada bulan Juni ini.

Selain itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penerapan TMC juga bertujuan untuk mengurangi resiko bencana banjir dengan mengukur kubik air.

“Teknologi modifikasi cuaca yang sering dilakukan oleh BMKG juga bertujuan untuk mengisi bendungan dan mengurangi risiko hujan atau banjir di berbagai tempat. Dengan teknologi modifikasi cuaca kita bisa memonitor berapa kubik air yang kita dapat,” jelas Basuki Hadimuljono dalam keterangannya, pada Minggu, 9 Juni 2024.

Pelaksanaan TMC hasil kerja sama antara Kementerian PUPR dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) tersebut terbagi menjadi tiga posko, yaitu Posko 2 untuk 8 bendungan di Bandung, Posko 3 untuk 23 bendungan di Solo, dan Posko 4 untuk 12 bendungan di Malang.

Sebagai informasi, akibat El Nino, volume tampungan bendungan di Pulau Jawa berkurang sekitar 19 persen atau sebesar 981,5 juta meter kubik air. Salah satu dampak yang paling mengkhawatirkan dari penurunan volume air ini adalah berkurangnya pasokan air untuk irigasi, yang pada gilirannya akan mengurangi luas lahan yang dapat diairi pada musim tanam. TMC direncanakan dilakukan dengan 1-3 sorti (penerbangan) per hari, menggunakan 800 kilogram (kg) garam food grade dalam setiap penyemaian. Garam food grade digunakan supaya tidak mencemari lingkungan.

Menurut Basuki, TMC ini dapat mengatasi defisit volume tampungan dan memastikan ketersediaan air selama Masa Tanam II, sehingga petani tetap bisa panen dan rencana layanan irigasi untuk Masa Tanam III dapat ditingkatkan.

Sejak tanggal 1-5 Juni 2024 lalu, terjadi hujan di sekitar 22 Bendungan dari target 43 Bendungan, yaitu Bendungan Jatiluhur, Kedung Ombo, Wadaslintang, Logung, Gembong, Sanggeh, Cipancuh, Bolang, Banyukuwung, Panohan, Grawang, Randugunting, Gunung Rowo, Gondang Lamongan, Prijetan, Telaga Ngebel, Rancabeureum, Malahayu, Lodan, Cacaban, ⁠Wonorejo dan ⁠Pacal.