Bergerak Fluktuatif, IHSG Senin Ditutup Menguat Terbatas ke Level 6.889

0
233

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Senin sore ini (24/6), terpantau menguat 9,187 poin (0,13%) ke level 6.889,165 setelah dibuka naik ke level 6.900,718.

IHSG bergerak rally di harinya yang ketiga, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di antara beberapa data inflasi, serta Wall Street yang di akhir pekan berakhir mixed.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,44% atau 73 poin ke level Rp 16.393, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah rally 2 hari; terkoreksi dari sekitar hampir 2 bulan tertingginya di antara pelemahan yen Jepang dan investor menantikan data inflasi PCE Amerika di akhir pekan ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.466, serta terpantau rebound dari oversold-nya di level 4 tahun lebih terendahnya, sejak era pandemi.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 20,740 poin (0,30%) ke level 6.900,718. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,734 poin (0,32%) ke level 864,464. Siang ini IHSG menguat 17,088 poin (0,25%) ke level 6.897,066. Sementara LQ45 terlihat naik 0,09% atau 0,794 poin ke level 867,992.

IHSG kemudian turun menjelang akhir sesi di zona hijau dan ditutup menguat 9,187 poin (0,13%) ke level 6.889,165, sedangkan LQ45 turun 0,32% atau 2,797 poin ke level 864,401. Tercatat saat ini sebanyak 312 saham naik, 247 saham turun dan 224 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed bias melemah di antaranya Nikkei yang naik 0,54%, dan Shanghai yang menurun 1,17%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain MD Pictures (FILM) 22,01%, Charoen Pokphand (CPIN) 6,69%, Bank Jago (ARTO) 6,19%, dan BTPN Syariah (BTPS) 4,15%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini lanjutkan rebound sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah setelah Wall Street di akhir pekan berakhir mixed melemah.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan diincar profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.929 dan 6.994. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.701, dan bila tembus ke level 6.639.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group