Dollar di Eropa Merosot, Rupiah Senin Berakhir Menguat Terbatas ke Rp16.330/USD

0
169
Ilustrasi Utang Luar Negeri (Foto: Vibizmedia)

(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pasar uang Senin sore ini (1/7), berakhir menguat terbatas, meninggalkan loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merosot setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,02% atau 4 poin ke level Rp 16.330 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.334. Rupiah terpantau maju menguat ke sekitar 2 minggu tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.350 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.370, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.330.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merosot setelah terkoreksi 2 hari; masuk bearish di tengah menguatnya euro dan rilis inflasi PCE Amerika yang melambat yang membangkitkan ekspektasi penurunan bunga the Fed tahun ini.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 105,48, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,85.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi menguat 76,049 poin (1,08%) ke level 7.139,626, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah data manufaktur China yang dalam kontraksi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir pekan dengan koreksi oleh melambatnya inflasi AS.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah tipis, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.590 – Rp16.345.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting