Perkuat Generasi Muda, BNPT Antisipasi Rekrutmen Terorisme di Ruang Digital

0
35
Foto: BNPT

(Vibizmedia – Garut, Jawa Barat) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Jaga Tunas Indonesia menyelenggarakan Kemah Bela Negara di Garut, Jawa Barat, pada 8–10 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi ancaman penyebaran paham radikal dan terorisme di era digital.

Kepala BNPT, Eddy Hartono, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola rekrutmen kelompok teroris. Jika sebelumnya dilakukan secara langsung dan tertutup, kini penyebaran paham radikal memanfaatkan media sosial hingga permainan daring.

Ia menekankan bahwa pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang rentan menjadi sasaran, sehingga perlu dibekali literasi digital, wawasan kebangsaan, serta kemampuan berpikir kritis.

“Di era digital, anak-anak dan pemuda menjadi target rekrutmen. Karena itu, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini,” ujarnya di Garut, Kamis (9/7/2026).

Eddy menambahkan, ruang digital kini dimanfaatkan jaringan terorisme untuk berbagai aktivitas, termasuk propaganda, komunikasi, dan rekrutmen. Proses perekrutan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan personal, seperti membangun kedekatan melalui gim daring atau komunitas digital sebelum menyebarkan ideologi radikal.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan dunia digital.

“NKRI adalah hasil komitmen dan kesepakatan para pendiri bangsa. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk merawatnya,” ujarnya.

Kemah Bela Negara diikuti oleh 100 peserta dari jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi se-Kabupaten Garut. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan terkait wawasan kebangsaan, bela negara, literasi digital, keamanan bermedia sosial, serta kepedulian lingkungan.

Selain materi, peserta juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian bantuan sembako, dan penanaman pohon di kawasan daerah aliran sungai.

Melalui kegiatan ini, BNPT berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan terhadap penyebaran paham radikal, intoleransi, dan ekstremisme berbasis kekerasan.