Kolaborasi Kampus dan Industri, Poltekpel Surabaya Dorong Lulusan Siap Kerja

0
133
Foto: Kemenhub

(Vibizmedia – Surabaya) Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi maritim dengan memperkenalkan operasional pelabuhan modern kepada para taruna. Sebanyak 106 taruna Program Studi D-IV Transportasi Laut tingkat I mengikuti kunjungan industri ke PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di dunia industri, sehingga taruna tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai proses bisnis serta operasional sektor kepelabuhanan dan logistik nasional.

Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono, menegaskan bahwa pengenalan industri sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang profesional dan siap kerja. Menurutnya, taruna perlu memahami secara langsung ekosistem pelabuhan, termasuk tantangan yang dihadapi industri maritim saat ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

Dalam kunjungan tersebut, para taruna diperkenalkan pada berbagai aktivitas pelabuhan modern, mulai dari pelayanan kapal, proses bongkar muat, hingga sistem integrasi logistik yang mendukung rantai pasok nasional. Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai penerapan teknologi dan sistem manajemen pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi layanan.

Perwakilan PT Berlian Manyar Sejahtera, Andietya Eka Nurwignya, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai sinergi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan sektor.

Kunjungan ini juga menghadirkan alumni Poltekpel Surabaya yang kini bekerja di perusahaan tersebut. Mereka berbagi pengalaman karier sekaligus memberikan motivasi kepada taruna terkait pentingnya penguasaan kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, serta soft skills dalam dunia kerja.

Program ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang terus dikembangkan Poltekpel Surabaya. Upaya ini sejalan dengan komitmen Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan dalam mencetak lulusan transportasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Langkah tersebut juga mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing nasional, serta mendorong transformasi sektor maritim melalui pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.