Kemendag Perkuat Ekspor Ban Nasional, Bridgestone Dorong Akses Pasar Global

0
52
Mendag Budi Santoso menerima audiensi manajemen Bridgestone Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa 21 Juni 2026 (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Industry) Dalam rangka perkuat daya saing industri ban nasional di pasar internasional, Menteri Perdagangan Budi Santoso menerima audiensi manajemen Bridgestone Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (21/7).

Pertemuan tersebut membahas strategi peningkatan ekspor, penguatan investasi, serta solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi industri ban.

Kemendag akan terus mendukung pelaku usaha melalui perluasan akses pasar internasional. Salah satunya dengan mempercepat penyelesaian berbagai perjanjian perdagangan, termasuk Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eropa.

Indonesia saat ini telah memiliki 20 perjanjian dagang yang berlaku, 15 perjanjian dalam tahap ratifikasi, dan 11 lainnya masih dalam proses negosiasi. Kemendag juga terus meningkatkan kemudahan layanan ekspor melalui otomatisasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) sehingga proses ekspor menjadi lebih cepat dan efisien.

“Kami ingin terus membangun komunikasi dengan dunia usaha. Jika terdapat kendala dalam kegiatan ekspor maupun investasi, sampaikan kepada kami agar dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Budi Santoso.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno mengapresiasi dukungan pemerintah dalam memperluas akses pasar melalui berbagai perjanjian perdagangan. Saat ini Bridgestone Indonesia mengekspor produk ban ke sekitar 70 negara, dengan Australia, Jepang, dan Malaysia menjadi tujuan utama.

Namun, perusahaan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain terbatasnya pasokan karet alam domestik yang menyebabkan sebagian kebutuhan bahan baku harus dipenuhi melalui impor. Selain itu, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk beberapa komponen yang belum diproduksi di dalam negeri dinilai dapat memengaruhi kelancaran produksi.

Di pasar Eropa, industri ban juga menghadapi tantangan baru akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Karena itu, Bridgestone berharap penyelesaian IEU-CEPA dapat menghadirkan tarif yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di kawasan tersebut.

Menteri Perdagangan akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna mencari solusi atas hambatan industri, sekaligus memperluas akses pasar ekspor. Langkah ini diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekspor, meningkatkan investasi, dan memperkuat posisi industri ban Indonesia di pasar global.