(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, Rabu siang ini (9/9), terpantau melemah 38,947 poin (0,58%) ke level 6.647,495 setelah dibuka naik ke level 6.700.836.
IHSG bergerak dalam konsolidasi terkoreksi di bawah level 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah dan harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,43% atau 75 poin ke level Rp 17.550, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, tertekan di sekitar 2,5 minggu terendahnya oleh rally yen Jepang ke-7 bulan tertingginya di antara ekspektasi pengetatan moneter Jepang.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.625, serta terpantau bullish di area 4 bulan tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 14,394 poin (0,22%) ke level 6.700.836. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,100 poin (0,02%) ke level 665,480. Siang ini melemah 38,947 poin (0,58%) ke level 6.647,495. Sementara LQ45 terlihat turun 5,010 poin (0,75%) poin ke level 660,570.
Tercatat saat ini sebanyak 268 saham naik, 355 saham turun dan 168 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang melemah 0,10%, dan Hang Seng yang turun 0,16%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam terkoreksi dari level 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed melemah di tengah harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam dalam koreksi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan dalam rentang konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group









