Tembus Pasar Taiwan, Produk Farmasi RI Catat Potensi USD 2 Juta

0
43

(Vibizmedia – Jakarta) Produk kesehatan Indonesia berhasil menarik perhatian calon importir dari Taiwan dengan mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 2 juta (sekitar Rp34 miliar). Capaian ini diraih dalam partisipasi pada ajang BIO Asia-Taiwan 2026 yang berlangsung di Taipei Nangang Exhibition Center, Taiwan, pada 16–19 Juli 2026. Keikutsertaan ini membuka peluang lebih luas bagi produk bioteknologi dan kesehatan Indonesia untuk menembus pasar Taiwan sekaligus memperluas jejaring global.

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei, Arif Sulistiyo, menilai partisipasi Indonesia sebagai langkah strategis untuk mempromosikan kapasitas industri farmasi nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Ia juga menekankan peluang besar untuk mendorong kolaborasi riset, inovasi, investasi, dan alih teknologi.

“Taiwan merupakan salah satu pusat industri farmasi dan kesehatan terkemuka di Asia. Kehadiran Indonesia dalam ajang ini membuka akses pasar sekaligus memperkuat jejaring global,” ujarnya.

Melalui KDEI Taipei, Kementerian Perdagangan menghadirkan tujuh perusahaan nasional yang bergerak di sektor farmasi, bahan baku, layanan laboratorium kesehatan, hingga alat kesehatan. Perusahaan tersebut antara lain PT Kalbe Genexine Biologics, PT Konimex, serta beberapa pelaku industri lainnya.

Partisipasi ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan promosi dan daya saing produk kesehatan Indonesia di pasar internasional. Pemerintah optimistis sinergi dengan pelaku usaha dapat memperluas akses ekspor dan memperkuat kerja sama global di sektor bioindustri.

Produk-produk Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari pengunjung, terutama untuk bahan baku berbasis bioteknologi, ekstrak herbal, produk farmasi, hingga layanan laboratorium kesehatan.

Perwakilan dari PT Kalbe Genexine Biologics, Vonny Willianty, menyebut ajang ini membuka peluang bertemu mitra bisnis baru di luar jangkauan sebelumnya, sehingga memperbesar potensi ekspansi pasar di Taiwan.

Ajang BIO Asia-Taiwan 2026 sendiri diselenggarakan oleh Taiwan Biotechnology Industry Organization bersama Biotechnology Innovation Organization dengan tema “Asian Inspiration, Global Impact”. Pameran ini diikuti peserta dari lebih dari 20 negara dengan sekitar 2.200 stan, serta menargetkan lebih dari 10.000 pertemuan bisnis, menjadikannya salah satu platform strategis di Asia untuk mendorong kolaborasi dan inovasi di sektor kesehatan dan bioteknologi.