PGN Perluas Pasar Gas Bumi, Andalkan Infrastruktur dan Strategi Beyond Pipeline

0
36
PT Pertamina Gas Negara Tbk
DOK. PGN

(Vibizmedia-Nasional) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah. Strategi tersebut dilakukan melalui optimalisasi infrastruktur, penguatan konektivitas pasokan, hingga pengembangan solusi energi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan pelanggan.

Strategi komersial tersebut turut mengantarkan Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham meraih penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 kategori Oil and Gas dalam ajang Best CMO Award 2026 yang diselenggarakan Warta Ekonomi.

Aldiansyah mengatakan, strategi komersial PGN tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga menciptakan permintaan gas bumi yang berkelanjutan.

“Strategi komersial PGN tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penyaluran dan pendapatan, tetapi juga bagaimana menciptakan demand gas bumi yang berkelanjutan. Setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan energi yang berbeda, sehingga pendekatan komersial harus semakin adaptif,” ujar Aldiansyah.

Untuk memperluas pasar, PGN mengoptimalkan infrastruktur gas bumi yang telah tersedia sekaligus mengembangkan konektivitas baru. Selain jaringan pipa, perusahaan juga mengembangkan solusi beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG) untuk meningkatkan fleksibilitas serta keandalan pasokan.

Ekosistem infrastruktur PGN saat ini mencakup jaringan pipa lebih dari 33.000 kilometer serta fasilitas pendukung CNG dan LNG. Infrastruktur tersebut menopang layanan kepada 822.561 pelanggan rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, serta 3.310 pelanggan industri dan komersial yang tersebar di 78 kabupaten/kota.

Pengembangan pasar juga diarahkan ke wilayah yang belum terkoneksi langsung dengan jaringan pipa utama. Salah satunya melalui skema CNG Clustering di Sleman, Yogyakarta, yang dikembangkan untuk melayani sekitar 4.500 pelanggan rumah tangga, termasuk pelanggan UMKM dan komersial.

Skema tersebut menjadi salah satu alternatif untuk memperluas pemanfaatan gas bumi tanpa harus menunggu pembangunan jaringan pipa transmisi utama.

“Dengan solusi beyond pipeline, pengembangan pasar tidak harus selalu menunggu tersedianya jaringan pipa utama. Kami berupaya menghadirkan solusi yang paling sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan pelanggan sehingga manfaat gas bumi dapat dirasakan semakin luas,” kata Aldiansyah.

Pemanfaatan CNG juga terus didorong untuk sektor usaha kecil dan komersial yang belum mendapatkan akses jaringan pipa. Penggunaan gas bumi, baik melalui jaringan pipa maupun CNG, berpotensi memberikan efisiensi biaya energi sekitar 30–40% per bulan bagi sejumlah segmen pelanggan.

Di sisi pasokan, PGN juga memperkuat portofolio gas untuk menopang ekspansi pasar. Salah satunya melalui tambahan alokasi gas dari Wilayah Kerja Tungkal di Sumatera yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur PGN yang telah tersedia.

PGN juga mulai menjajaki sejumlah sumber pasokan baru untuk mengantisipasi kebutuhan energi ke depan. Salah satunya potensi pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas metana batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Penyaluran CBM tersebut diproyeksikan dapat berkembang secara bertahap dari sekitar 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD.

Selain CBM, PGN menjajaki pengembangan biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit serta Synthetic Natural Gas (SNG). Diversifikasi sumber pasokan ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat keberlanjutan pasokan sekaligus membuka peluang pengembangan pasar gas bumi.

Aldiansyah menegaskan, ekspansi pasar harus berjalan seiring dengan penguatan pasokan dan keandalan layanan.

“Ke depan, PGN akan terus mengoptimalkan ekosistem gas bumi secara terintegrasi, mulai dari penguatan sumber pasokan dan infrastruktur hingga pengembangan pelanggan. Dengan demikian, ekspansi pasar tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan industri di berbagai daerah,” tutup Aldiansyah.