Bearish 3 Hari, IHSG Senin Ditutup Melemah Signifikan ke Level 6.148

0
58

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Senin sore ini (28/9), terpantau melemah signifikan 95,033 poin (1,51%) ke level 6.147,859 setelah dibuka turun ke level 6.209.746.

IHSG bergerak bearish ke level 2 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah naiknya lagi harga minyak dunia oleh batalnya gencatan senjata perang AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan berakhir dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini lanjut melemah 0,45% atau 80 poin ke level Rp 17.970, dengan dollar AS di pasar uang Eropa naik perlahan setelah melemah di sesi global sebelumnya, beranjak di bawah 8,5 minggu tertingginya oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas dan kecenderungan hawkish the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.890, serta terpantau tertekan 3 hari ke area 2 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau melemah 32,146 poin (0,52%) ke level 6.209.746. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,804 poin (0,61%) ke level 616,939. Siang ini IHSG melemah 97,774 poin (1,57%) ke level 6.144,118. Sementara LQ45 terlihat turun 8,167 poin (1,32%) poin ke level 612,576.

IHSG kemudian semakin turun dan ditutup melemah 95,033 poin (1,51%) ke level 6.147,859. Sementara LQ45 terlihat turun 1,23% atau 7,625 poin ke level 613,118. Tercatat saat ini 180 saham naik, 532 saham turun dan 81 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 0,73%, dan Hang Seng yang naik 0,54%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish ke level 2 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah naiknya lagi harga minyak dunia oleh batalnya gencatan senjata perang AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya rebound pendek karena sudah oversold area, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.451 dan 6.553. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,140 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group