BULOG Perluas Distribusi Beras SPHP, 1.985 Koperasi Desa Masuk Jaringan Pelayanan

0
36
Beras
Beras petani dalam negeri. FOTO: BULOG

(Vibizmedia-Nasional) Perum BULOG terus memperluas distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga 13 Oktober 2026, sebanyak 1.985 KDKMP telah masuk dalam cakupan pelayanan BULOG di berbagai wilayah Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 KDKMP telah mendapatkan pelayanan beras SPHP, sedangkan 1.249 KDKMP lainnya masih dalam proses pelayanan. Total pesanan beras dari koperasi yang masih dalam proses tersebut mencapai 624.000 kilogram atau 624 ton.

Perluasan jaringan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran koperasi sebagai saluran distribusi pangan sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Penguatan pelayanan tersebut sejalan dengan monitoring operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan serentak di 107 titik KDKMP yang melibatkan 19 kementerian dan lembaga.

Peninjauan di Sukoharjo dilakukan di empat lokasi, yakni KDKMP Purbayan, Kadilangu, Menuran, dan Bentakan. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, anggota Komisi VII dan Komisi XII DPR RI, serta Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani.

Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Distribusi Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa percepatan operasionalisasi KDKMP menjadi langkah penting untuk memperkuat perekonomian desa sekaligus membangun jaringan distribusi pangan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar koperasi dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso juga menilai keberadaan KDKMP dapat membantu memperlancar distribusi kebutuhan pokok. Jaringan koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok serta mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan.

BULOG Targetkan Pesanan Beras 53,5 Ton Tuntas

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung operasionalisasi KDKMP melalui optimalisasi pasokan dan pelayanan distribusi beras SPHP.

Menurutnya, koperasi berpotensi menjadi jaringan distribusi strategis yang menghubungkan ketersediaan stok pangan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BULOG terus memperkuat koordinasi distribusi dan kesiapan pasokan di berbagai daerah.

Khusus untuk 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton. Pelayanan terhadap pesanan tersebut ditargetkan selesai pada 14 Oktober 2026.

Penyelesaian pesanan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan koperasi dalam menyediakan beras bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

Kolaborasi Perkuat Rantai Pasok hingga Desa

BULOG juga memperkuat kolaborasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun rantai pasok pangan yang lebih merata dan terintegrasi.

Melalui jaringan KDKMP, distribusi beras SPHP diharapkan semakin efektif, sekaligus memperpendek rantai distribusi dan memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau.

Selain mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan, keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu mendorong aktivitas perdagangan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BULOG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasionalisasi KDKMP sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan.