(Vibizmedia – Nasional) Peran industri waralaba di Indonesia terus mengalami peningkatan terbukti dengan terus bertambahnya jumlah waralaba yang sampai saat ini telah mencapai sekitar 698 waralaba dengan jumlah gerai mencapai 24.400 gerai.
Sebagai tuan rumah World Franchise Summit Indonesia (WFSI) 2016, Indonesia menjadikan waralaba sebagai alternatif pengembangan usaha. Berdasarkan data dari Internasional Franchise Association 2015 ada sekitar 780 ribu waralaba di dunia, yang dapat menyerap lapangan kerja hingga 8,9 juta.
Di Indonesia, dari 698 waralaba dengan jumlah gerai sebanyak 24.400 ada sekitar 63% merupakan waralaba lokal sedangkan komposisi waralaba mancanegara sebesar 37% dengan omzet mencapai Rp 172 triliun.
Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan peran industri waralaba di tanah air sangat membantu perekonomian dunia. Di Indonesia sendiri, bisnis waralaba tercatat memberikan kontribusi positif pada perekonomian nasional, menjaga perekonomian tetap berputar di tengah kelesuan ekonomi.
Industri waralaba di Indonesia akan terus berkembang seiring dengan giatnya inovasi yang dilakukan para pelaku industri di sektor tersebut. Potensi sistem waralaba lokal yang memiliki budaya Indonesia menjadi keunggulan. Beberapa merek waralaba lokal yang kualitasnya dapat disejajarkan dengan mancanegara yaitu es teler 77 kebab Turki Baba Rafi, Bumbu Desa, Bakmi Naga dan masih banyak lagi, ungkap Nurwan, Senin (5/9).
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









