(Vibizmedia – Nasional) Pemanfaatan aset negara yang dikuasai oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus dioptimalisasikan dengan melakukan pendaftaran ulang aset-aset, bukan hanya untuk kepentingan TNI tetapi juga untuk kepentingan umum.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan TNI untuk melakukan inventarisasi atau memetakan aset yang digunakan oleh TNI dan juga yang tidak digunakan sesuai tupoksi dan juga yang digunakan pihak ketiga baik yang disewa maupun yang tidak disewa.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, dalam rapat terbatas Presiden Jokowi sampaikan masih terdapat aset TNI yang belum tersertifikasi, jumlahnya cukup banyak.
Untuk itu perlu segera di data ulang, diperjelas status hukumnya, kepemilikannya dari aset-aset tersebut, serta diselesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan dengan mengutamakan azas kemanusiaan dan keadilan sosial, serta menjunjung tinggi hukum dan ketentuan perundangan yang berlaku, ungkap Presiden, Rabu (23/11).
Presiden sampaikan inventarisasi aset TNI juga akan memudahkan perencanaan pemanfaatan secara lebih jelas dan lebih tepat. Ia memberi contoh, misalnya aset-aset TNI yang berada di pusat-pusat kota yang cukup luas tetapi tidak dimanfaatkan, itu bisa dipikirkan dikaji ulang untuk dimanfaatkan lebih optimal, terangnya.
Optimalisasi pemanfaatan aset TNI menjadi fokus yang ditekankan oleh Presiden dan ini harus betul-betul berada dalam koridor perundang-undangan yang berlaku, tegasnya.
Presiden sampaikan bahwa proses tersebut harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta mempertimbangkan manfaatnya, baik untuk kepentingan TNI maupun kepentingan bangsa, kepentingan rakyat dan kepentingan negara yang lebih besar, ungkapnya.
Presiden Jokowi meminta Menteri Pertahanan, Panglima TNI, serta Menteri Keuangan, melakukan koordinasi untuk melakukan inventarisasi dan optimalisasi aset-aset TNI serta melibatkan kementerian terkait seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang.
Hal ini dilakukan agar langkah-langkah perbaikan manajemen aset tersebut, pemanfaatan aset TNI bisa mencapai tujuan yang kita inginkan, ungkap Presiden Jokowi.
Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela









