Dinamika Ekonomi Dunia, Presiden Minta Jajarannya Pantau APBN

0
801

Presiden Joko Widodo menggelar Sidang Kabinet Paripurna yang membahas kerangka ekonomi makro serta pokok-pokok Kebijakan Fiskal 2019 di Istana Negara, Senin (5/3).

Presiden Jokowi kembali mengingatkan jajarannya terkait dengan pelaksanaan APBN 2018, maupun rancangan APBN 2019 agar selalu diwaspadai, diantisipasi mengenai dinamika ekonomi dunia yang terus berubah sangat dinamis, bergerak sangat dinamis.

Pemerintah harus terus mengelola pergerakan suku bunga, komoditas nasional, arus modal masuk dan arus modal keluar serta nilai tukar rupiah.

Dengan terus terjaganya kondisi tersebut dapat mempengaruhi perekonomian dan daya saing bangsa, termasuk munculnya kecenderungan beberapa negara tujuan ekspor kita dalam menerapkan kebijakan perdagangan yang protektif, yang proteksionis, yang mengharuskan kita memperkuat daya saing ekspor kita, jelas Presiden.

Untuk itu, dirinya juga meminta perwakilan Indonesia di negara lain terus mencari area pasar baru bagi komoditas Indonesia.

Selain itu, dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut juga membahas peningkatan jumlah dana untuk Program Keluarga Harapan pada 2019.

Selain itu, dirinya juga meminta seluruh aparat keamanan baik TNI dan Polri terus menjaga kestabilan dengan cepat.

Ditambah lagi, terkait keterbatasan APBN, adanya inovasi secara sinergi yang melibatkan seluruh pihak baik BUMN maupun pihak swasta dan pada akhir bulan ini yang berkaitan dengan “single submission” untuk mendorong investasi, untuk memberikan insentif-insentif kepada investasi. Ini betul-betul harus bisa kita selesaikan karena dengan inilah kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kita menjadi lebih baik lagi, tegas Presiden Jokowi.

 

Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here