(Vibizmedia – Economy) – Nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (14/7), ditutup rebound, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,13% atau 24 poin ke level Rp 18.088 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.050. Rupiah terpantau rebound dari area 5 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 18.124 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.126, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 18.088.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya, terkoreksi setelah bergerak naik oleh memanasnya tensi geopolitik Iran dan melejitnya harga minyak mentah dunia.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 101,07, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,27.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi terpantau menguat tipis 1,679 poin (0,03%) ke level 6.039,521, sedangkan bursa saham kawasan Eropa umumnya mixed di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah dengan diblokirnya Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi dipimpin sektor teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.180 – Rp17.845.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting









