Kementerian PPPA Dorong Pembangunan Inklusif Lewat Gerakan He For She

0
820
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia-Nasional) Sebagai salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan atau Suistainable Development Goal (SDGs) ke-5, Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPPA) melakukan penghapusan diskriminasi terhadap perempuan atau kesetaraan gender.

Kesetaraan gender tersebut dilakukan melalui Gerakan HeForShe. Gerakan ini menjadi kampanye global yang merupakan langkah solutif untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan responsive gender, serta dapat pula diterapkan dalam institusi perguruan tinggi.

Menteri PPPA Yohana Yembise sampaikan bahwa gerakan HeForShe mengajak laki-laki terlibat sebagai agen perubahan dalam mencapai kesetaraan gender dan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak perempuan, serta upaya mengakhiri kekerasan terhadap keduanya.

Tujuannya mendorong pelibatan laki-laki dalam upaya-upaya melindungi perempuan dan mewujudkan kesetaraan gender. Gerakan ini tidak hanya dapat diprakarsai oleh kaum laki-laki, perempuan juga dapat terlibat dalam upaya-upaya menyadarkan dan mengajak laki-laki untuk lebih responsif terhadap perempuan dan anak perempuan serta mengakhiri kekerasan.

Untuk itu, saya mengajak seluruh mahasiswa di Bengkulu untuk menjadi agen HeForShe, jelas Yohana Yembise di Universitas Bengkulu, Rabu (21/3).

Pembangunan global tidak akan berhasil jika perempuan tidak mendapat kesempatan yang sama untuk terlibat dan ikut berperan didalamnya. Maka, dukungan dan partisipasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga profesi sangat dibutuhkan bagi peningkatan kualitas perempuan, tidak terkecuali peran kalangan akademisi sebab berpotensi besar menjadi sumber daya dalam membantu Indonesia mewujudkan percepatan pembangunan dan kesetaraan gender.

 

Journalist: Rully
Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here