Presiden Jokowi Meresmikan Internasional Port Corporation Berkelas Dunia

0
1238

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai bagian dari program transformasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dengan kompetensi teknis kepelabuhanan dan logistik, manajemen dan kepemimpinan, hari ini Selasa (5/5) Presiden Joko Widodo meresmikan Internasional Port Corporation (IPC) Corporate University bertempat di Ciawi, Bogor Jawa Barat didampingi sejumlah menteri kabinet kerja, gubernur Jawa Barat, Dirut Pelindo I, III dan IV serta perusahaan bongkar muat, shipping lines serta Asosiasi-asosiasi layanan kepelabuhan.

IPC merupakan salah satu anak perusahaan PT. Pelabuhan Indonesia II yang telah berdiri sejak Juli 2013 ini diharapkan menjadi Center of Excellence dalam bidang kepelabuhanan, maritim dan logistik dengan program unggulan yang berorientasi pada Container Terminal, Non Container Terminal, Marine Services dan Logistik. IPC Corporate University bekerjasama dengan institusi terbaik di Eropa, Amerika, Asia pasifik seperti IMD Business School, STC-BV, Kuhne Logistic Unibersity dan universitas terbaik di Indonesia ITB, UI, UGM, Unhas dan Universitas 10 November

Dengan fasilitas standar internasional IPC memiliki kapasitas 1500 peserta ini, juga terbuka pemanfaatannya selain internal Pelindo, instansi lain dan juga umum, ungkap R.J Lino selaku direktur utama IPC. Presiden Jokowi mengatakan pembangunan pelabuhan laut sangat penting dan merupakan sistem logistik nasional, Jokowi sampaikan bahwa kita perlu meningatkan jumlah armada nasional. Dalam pembangunan di sektor maritim kita butuh pengetahuan di bidang kemaritiman. Universitas bukan hanya pusat pendidikan, pelatihan tetapi juga pusat unggulan pengetahuan di bidang kemaritiman.

Urusan maritim, tol laut tidak hanya berbicara masalah membangun pelabuhan, tidak hanya bicara membangun kapal, tetapi bagaimana sistem dibangun, mempersiapkan SDM, inilah yg akan kita siapkan dalam jangka panjang, ungkap presiden saat pembukaan peresmian IPC Corporation University dan visi kedepan mempersiapkan infrastruktur untuk mengelola laut dan logistik.

Gedung yang di bangun di atas lahan seluas 5 hektar ini, memiliki fungsi yang dapat mengontrol sistem pelabuhan di Indonesia, dapat mengetahui kapal yang sedang bergerak dari Aceh ke Jakarta dan berapa banyak muatan yang ada. Untuk itu butuh pelatihan secara fungsional dan teknis yang dapat  menciptakan pemimpin melalui program-program kepemimpinan berkelas dunia.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here