Dorong Hilirisasi, Menteri ESDM Sebut India Mitra Strategis Rantai Pasok Global

0
456
Foto: Kementerian ESDM

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah terus mendorong kebijakan hilirisasi komoditas, terutama di sektor mineral dan batu bara, sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa hilirisasi adalah langkah tak terhindarkan guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Selain memberikan manfaat ekonomi langsung, kebijakan ini juga membuka peluang kerja sama internasional, termasuk dengan India.

Bahlil menjelaskan bahwa hilirisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan industri manufaktur berbasis sumber daya alam. Menurutnya, melalui hilirisasi, Indonesia dapat beralih dari mengekspor bahan mentah menjadi mengekspor produk bernilai tambah yang memberikan dampak ekonomi lebih besar.

Dalam kunjungannya ke New Delhi bersama Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (25/1), Bahlil mengungkapkan pentingnya peran Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral strategis dunia. Ia menyoroti peluang kerja sama dengan India, khususnya dalam pengembangan sektor batu bara dan investasi pada mineral kritis seperti nikel yang krusial untuk produksi baterai kendaraan listrik.

Kerja sama di bidang hilirisasi nikel, menurut Bahlil, dapat menjadi strategi yang saling menguntungkan. Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat produksi baterai kendaraan listrik, sementara India dapat berperan sebagai mitra utama dalam rantai pasok global.

Selain itu, Bahlil menekankan bahwa kolaborasi dengan India berpotensi mempercepat pengembangan industri berbasis mineral dan energi di Indonesia melalui transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ia yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Bahlil optimistis bahwa melalui kebijakan hilirisasi yang konsisten dan hubungan bilateral yang kuat, Indonesia dapat mempercepat transformasi ekonominya, sekaligus meningkatkan kerja sama strategis dengan mitra internasional seperti India.