Pemerintah Kucurkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Naik 10 Persen

0
153
Foto: Kemenko Ekon

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Anggaran tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan realisasi THR ASN tahun 2025 yang mencapai Rp49,4 triliun. Penyaluran THR ASN 2026 dilakukan secara bertahap mulai 26 Februari 2026.

Hal itu disampaikan oleh Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut disiapkan sesuai arahan Presiden untuk ASN pemerintah pusat, termasuk PPPK, TNI/Polri, serta para pensiunan.

“Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp55 triliun untuk THR ASN. Jumlah ini naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun,” ujar Airlangga.

THR tersebut akan disalurkan kepada sekitar 10,5 juta penerima, yang terdiri atas 2,4 juta ASN pusat termasuk TNI/Polri dengan nilai Rp22,2 triliun, 4,3 juta ASN daerah sebesar Rp20,2 triliun, serta 3,8 juta pensiunan dengan total Rp12,7 triliun.

Airlangga menegaskan, THR ASN 2026 dibayarkan 100 persen, mencakup gaji pokok serta berbagai tunjangan melekat. Komponen yang diterima antara lain gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.