Lintas Sektor Bersatu, Targetkan Angkutan Lebaran Aman dan Lancar

0
94
Menhub Dudy Purwagandhi menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan Kepolisian Negara Republik Indonesia di STIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3/2026). (Foto: Kemenhub)

(Vibizmedia – Jakarta) Dudy Purwagandhi menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Forum tersebut mempertemukan berbagai kementerian dan lembaga guna memastikan pelayanan, pengawasan, serta pengendalian transportasi selama periode Angkutan Lebaran 2026 berlangsung terpadu. Menhub menegaskan, rapat lintas sektor ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kompleksitas dan tingginya risiko pergerakan masyarakat saat Lebaran.

Ia menekankan, keberhasilan Angkutan Lebaran sangat bergantung pada soliditas kolaborasi antarsektor, mulai tahap perencanaan hingga pengendalian di lapangan. Kementerian Perhubungan akan memprioritaskan pengaturan operasional, penyediaan kapasitas sarana dan prasarana, serta pengawasan keselamatan seluruh moda transportasi.

Kemenhub juga meminta dukungan Polri dalam pengamanan dan manajemen lalu lintas, termasuk rekayasa arus kendaraan serta penegakan hukum untuk menjaga ketertiban dan keselamatan perjalanan. Antisipasi kepadatan akan difokuskan pada simpul-simpul transportasi strategis seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan akses jalan utama, termasuk pengaturan kendaraan keluar-masuk serta kesiapan layanan angkutan lanjutan (feeder).

Sinergi Kemenhub dan Polri diwujudkan melalui koordinasi pengendalian arus, pengawasan operasional, serta pengamanan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, Kemenhub menerapkan rencana operasi berbasis digital untuk memantau Angkutan Lebaran. Sistem ini mencakup pelaporan kondisi simpul dan jaringan transportasi, pemantauan pergerakan sarana, live streaming drone, data kecelakaan, layanan pengaduan masyarakat, hingga informasi fasilitas pendukung yang terintegrasi antarlembaga.

Sebanyak 7.159 titik CCTV dimanfaatkan dalam pemantauan, bekerja sama dengan BUMN dan pihak swasta. Pengawasan juga dilengkapi dengan informasi cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Digitalisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Pratikno, Listyo Sigit Prabowo, dan Agus Subiyanto, serta pimpinan lembaga terkait lainnya.

Melalui penguatan koordinasi ini, pemerintah menargetkan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan berkeselamatan di seluruh Indonesia.