(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah mulai melirik potensi besar dari posisi strategis Indonesia di jalur perdagangan global. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melempar gagasan pemungutan pajak terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Malaka—salah satu jalur tersibuk di dunia.
Dalam pernyataannya di Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Purbaya menyoroti bahwa selama ini Indonesia belum memaksimalkan keuntungan dari lalu lintas perdagangan dan energi yang melintasi wilayahnya. Padahal, menurutnya, posisi geografis Indonesia sangat strategis sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Indonesia ini bukan negara pinggiran. Kita berada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia, tetapi kapal lewat Selat Malaka tidak kita kenakan biaya,” ujarnya.
Gagasan tersebut terinspirasi dari langkah Iran yang berencana mengenakan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Menurut Purbaya, jika konsep serupa diterapkan di Selat Malaka, potensi penerimaan negara bisa sangat besar—terlebih jika dilakukan secara kolektif bersama negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Ia bahkan menyebut pembagian hasil bisa dilakukan secara proporsional, mengingat wilayah perairan Indonesia di Selat Malaka merupakan yang paling luas dibandingkan dua negara lainnya.
Namun demikian, Purbaya mengakui bahwa wacana ini tidak mudah direalisasikan. Selain memerlukan kerja sama internasional yang kompleks, kebijakan tersebut juga harus mempertimbangkan hukum laut internasional serta dampaknya terhadap arus perdagangan global.
“Tidak bisa serta-merta. Harus terukur dan realistis,” katanya.
Wacana ini pun memicu diskusi luas di kalangan ekonom dan pengamat maritim. Di satu sisi, potensi penerimaan negara dinilai besar. Namun di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut dapat mengganggu kelancaran perdagangan dunia dan memicu resistensi dari negara-negara pengguna jalur tersebut.
Jika digarap serius, ide ini bisa menjadi langkah berani Indonesia untuk beralih dari sekadar “penonton” menjadi pemain aktif dalam peta ekonomi maritim global.









