Pemerintah Jaga Harga Pangan Stabil, HET MinyaKita Segera Disesuaikan

0
158
Minyak Kita
DOK: KEMENDAG

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, meminta dukungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membantu menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Permintaan tersebut disampaikan Zulhas usai menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) di kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

Menurut Zulhas, keterlibatan TNI dinilai penting guna memastikan pasokan pangan tetap aman dan distribusi berjalan lancar, sehingga harga kebutuhan pokok seperti telur, ayam, ikan, hingga sayur-mayur tetap terkendali menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Kalau didukung TNI luar biasa,” ujar Zulhas kepada wartawan.

Ia optimistis ketersediaan pangan nasional menjelang Idul Adha berada dalam kondisi aman. Pemerintah, kata dia, memastikan stok beras, telur, ayam, ikan, dan sayuran mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan begitu, beras banyak, telur banyak, ayam banyak, ikan banyak, sayur, makan untuk Idul Adha lebih dari cukup. Insya Allah dan harga stabil,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyampaikan apresiasi kepada organisasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) serta para kepala desa yang dinilai berperan besar menjaga produktivitas pangan di daerah.

Ia menilai pembinaan terhadap petani dan nelayan di tingkat desa menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih perjuangan Ibu PAPDESI, Kepala Desa-Kepala Desa yang terus membimbing para petani, nelayan yang ada di desa-desa,” ujarnya.

Zulhas bahkan optimistis kecukupan pangan nasional tidak hanya aman untuk Idul Adha tahun ini, tetapi juga hingga tahun depan.

“Sehingga pakan-makan kita cukup untuk Idul Adha, bahkan sampai 2027 tahun depan,” pungkasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita. Saat ini, HET MinyaKita masih berada di angka Rp15.700 per liter.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan penyesuaian tersebut merupakan hasil koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan yang meminta dilakukan kajian ulang terhadap harga.

“Target kita dalam waktu dekat akan menyesuaikan HET,” ujar Iqbal, Kamis (30/4/2026).

Ia menyebut penyesuaian harga kemungkinan dilakukan lebih cepat menyusul adanya tekanan dari pelaku usaha yang merasa margin usaha semakin berat dengan ketentuan HET saat ini.

Langkah pemerintah menjaga pasokan pangan sekaligus menyesuaikan kebijakan harga dinilai menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang Idul Adha 2026.