(Vibizmedia – Jakarta) PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui penyediaan produk energi yang andal, guna mendukung kelancaran operasional sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) di seluruh Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM), pelumas, serta berbagai produk dalam negeri lainnya untuk memenuhi kebutuhan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di berbagai wilayah kerja hulu migas.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung agenda besar pemerintah menuju kemandirian energi.
Menurutnya, integrasi pengelolaan kilang ke dalam Subholding Downstream Pertamina telah memperkuat peran strategis perusahaan dalam rantai nilai energi nasional. Pertamina Patra Niaga kini tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga terlibat aktif dalam pemanfaatan hasil lifting minyak dan gas bumi dari para KKKS.
Sejalan dengan itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menilai kemitraan antara SKK Migas dan Pertamina Patra Niaga sebagai kolaborasi strategis nasional yang saling melengkapi. SKK Migas berperan dalam mengoptimalkan pengelolaan kegiatan hulu migas, sementara Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan pasokan energi.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu mengurangi hambatan logistik energi di lapangan, mendukung pencapaian target produksi migas nasional, serta memperkuat kedaulatan energi Indonesia.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait optimalisasi penggunaan produk dalam negeri milik Pertamina, yang dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto di Jakarta pada 19 Mei 2026.








