Polri Fasilitasi Petani dan Kembangkan Inovasi untuk Ketahanan Pangan

0
135
Foto: POLRI

(Vibizmedia – Nasional) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungannya terhadap program swasembada pangan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, pengawasan distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, hingga fasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani melalui kerja sama dengan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri bersama Kementerian Pertanian, para pemangku kepentingan, serta 30.548 kelompok tani terus berupaya menjaga produktivitas jagung secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan potensi lahan seluas 1,37 juta hektare.

Ia mengungkapkan bahwa sejak 2025 hingga kuartal II 2026 telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi jagung mencapai 5,7 juta ton. Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, Polri juga memfasilitasi pengembangan komoditas bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, melalui keterlibatan 30 kelompok tani. Program tersebut dilakukan di lahan seluas 948 hektare dan menghasilkan panen sekitar 18.960 ton.

Pengembangan pertanian juga diperluas ke sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Karanganyar, Temanggung, dan Lampung Barat, dengan total luas lahan mencapai 127,5 hektare.

Dalam rangka meningkatkan produktivitas, Polri turut mendorong penerapan berbagai inovasi di sektor pertanian, antara lain penggunaan metode pertanian modern, benih unggul, pupuk organik, pengembangan pupuk berbahan eceng gondok, serta pemanfaatan teknologi seperti mobil rotary dryer untuk mendukung proses pascapanen.

Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan Indonesia mampu menjaga kemandirian serta keberlanjutan ketersediaan pangan nasional.