Lindungi Nelayan, Kemenhub Bagikan Ratusan Life Jacket di Muara Angke

0
164
Foto: Kemenhub

(Vibizmedia – Jakarta) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) kembali mendorong penguatan budaya keselamatan pelayaran dengan menyalurkan 150 unit life jacket kepada nelayan di Muara Angke, Jakarta. Bantuan ini diserahkan dalam rangka Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke.

Selain itu, Kemenhub juga membagikan 2.216 Buku Pelaut Merah dan 6 e-Pas Kecil kepada nelayan dan masyarakat maritim setempat. Langkah ini bertujuan meningkatkan aspek keselamatan sekaligus memperkuat tertib administrasi pelayaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa Muara Angke merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran dan perikanan yang padat, sehingga standar keselamatan harus menjadi prioritas utama.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran guna mencegah kecelakaan di laut.

Dari total bantuan yang disalurkan, sebanyak 50 unit life jacket merupakan kontribusi dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim.

Masyhud menegaskan bahwa keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemilik kapal, operator, nakhoda, awak kapal, hingga nelayan. Ia mengimbau agar setiap pelaku pelayaran memastikan kapal dalam kondisi laik laut, dilengkapi peralatan keselamatan, tidak melebihi kapasitas angkut, serta selalu memperhatikan informasi cuaca dan arahan syahbandar sebelum berlayar.

Menurutnya, penggunaan life jacket merupakan langkah sederhana namun krusial karena dapat menjadi penyelamat utama dalam kondisi darurat di laut.

Ia berharap kampanye ini dapat membangun kesadaran kolektif sehingga keselamatan menjadi budaya dan tercipta pelayaran yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kampanye serupa yang sebelumnya digelar pada Desember 2025 di Pelabuhan Penumpang Kaliadem, Muara Angke.

Pada kegiatan sebelumnya, Kemenhub telah menyalurkan ratusan alat keselamatan, paket bantuan sosial, serta dokumen pelayaran kepada masyarakat maritim.

Kampanye kali ini diikuti oleh 102 peserta yang berasal dari berbagai unsur, termasuk Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, asosiasi pelayaran, pemangku kepentingan maritim, perwakilan nelayan, hingga awak kapal wisata di wilayah DKI Jakarta.

Melalui sinergi berbagai pihak, Ditjen Perhubungan Laut optimistis budaya keselamatan pelayaran akan semakin kuat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan di laut dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menghadirkan transportasi yang aman dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.