Kebaya dan Budaya Nusantara Didorong Tetap Hidup di Jakarta

0
52
Foto: Pemprov DKI Jakarta

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya melalui penyelenggaraan Kharisma Batavia Menuju Jakarta di Balai Kota, Jumat (31/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027, sekaligus upaya memperkuat identitas budaya di tengah transformasi Jakarta sebagai kota global.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai kegiatan budaya untuk digelar di sejumlah ruang publik, seperti Balai Kota, Kota Tua, Lapangan Banteng, hingga kawasan AA Maramis.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan lebih banyak aktivitas seni dan budaya agar Jakarta tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga semakin hidup, inklusif, dan berwarna.

Gubernur Pramono juga memberikan apresiasi kepada Perhimpunan Kebayaku atas konsistensinya dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa. Menurutnya, kebaya bukan sekadar busana tradisional, melainkan simbol identitas, sejarah, dan nilai luhur yang perlu terus dijaga agar tetap relevan bagi generasi muda.

Ia mengingatkan bahwa kebaya telah diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO, sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama. Dalam konteks Jakarta sebagai kota multikultural dan multietnik, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mendukung berbagai bentuk budaya, baik Betawi, Encim, Jawa, Madura, maupun lainnya.

Di tengah pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,59 persen dengan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap PDB nasional, Gubernur Pramono menegaskan bahwa pelestarian budaya tetap menjadi prioritas, meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku seni, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat posisi budaya sebagai bagian penting dari identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi.

Gubernur Pramono berharap penyelenggaraan Kharisma Batavia Menuju Jakarta ke depan dapat semakin meriah dan berkontribusi dalam memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang maju, terbuka, sekaligus bangga terhadap warisan budayanya.